Waspada! Modus Nakal Oknum Pegawai RSUD Hanafiah Batusangkar

indonesiasatu, 12 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

TANAH DATAR - Salah seorang keluarga pasien memprotes salah seorang oknum pegawai Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah A Hanafiah Batusangkar.

Pasalnya Selasa (11/09) NC keluarga pasien yang enggan disebutkan identitasnya itu menuturkan salah seorang oknum pegawai IGD rumah sakit memintanya menyerahkan obat yang sudah ia beli di apotik untuk di tinggal di rumah sakit, padahal obat itu ia beli untuk anaknya yang demam tinggi untuk dipasangkan di rumah sesuai yang telah diresepkan dokter, namun si oknum berdalih obat tersebut sudah di berikan pada saat anaknya mendapat penanganan medis di IGD sehingga oknum yang belum diketahui identitasnya itu meminta NC untuk menggantinya dengan obat yang ia beli di apotik.

"Anak saya panas tinggi lalu dilarikan ke IGD, hasil pemeriksaan dan observasi dokter anak saya tidak perlu di rawat inap cukup di rawat jalan, sebelum diperbolehkan pulang saya diberi resep oleh dokter untuk di tebus di apotik, setelah saya tebus tiba-tiba pihak IGD meminta saya menyerahkan satu jenis obat sebagai peganti obat yang sudah diberikan ke anak saya, namun saat saya tanya ke anak saya mengatakan ia belum pernah diberi obat tersebut" tutur NC kepada Indonesiasatu.co.id Selasa (11/09) sore.

NC menambahkan setalah ia lakukan protes dengan mengatakan pengakuan sang anak yang belum pernah diberikan obat tersebut selama di IGD, pihak IGD terlihat malu dan grogi dengan mengalihkan pembicaraan.

"Kalau saya tidak protes, tu obat yang saya beli udah diambilnya, bisa jadi pasien lain udah ada yang jadi korban" tambahnya.

Sementara itu Beni Akbar Kepala Bagian Umum rumah sakit sangat menyayangkan kejadian ini, menurutnya hal itu tentu sangat merugikan keluarga pasien untuk itu dirinya akan memanggil dan memeriksa oknum pegawainya tersebut.

"Terimakasih untuk informasinya, besok kita akan tindaklanjuti, jika terbukti tentu kita akan tindak tegas oknum pegawai yang bersangkutan, karena tindakannya tentu sangat merugikan keluarga pasien" tutup Beni.

Laporan : Tim

Editor : Joni Hermanto

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu